Certified Chief Food Safety Officer (CCFSO)

Certified Chief Food Safety Officer (CCFSO)

Panduan Lengkap

Jenjang

Senior Manager / Director / Executive

Durasi Pelatihan

7 Hari (56 JP)

Tujuan

Peserta mampu menetapkan kebijakan, strategi, tata kelola (governance), budaya, dan arah pengembangan Sistem Manajemen Keamanan Pangan pada tingkat organisasi maupun grup perusahaan, serta memastikan integrasi keamanan pangan dengan strategi bisnis, kepatuhan regulasi, dan keberlanjutan perusahaan.

Persyaratan

  • Lulus Level 6 atau memiliki kompetensi yang setara.
  • Pengalaman minimal 8 tahun di bidang keamanan pangan, mutu, operasional, atau manajemen.
  • Pernah memimpin implementasi atau pengembangan Sistem Manajemen Keamanan Pangan.

Unit Kompetensi

  • Menyusun strategi keamanan pangan perusahaan.
  • Menetapkan kebijakan dan tata kelola keamanan pangan.
  • Memimpin transformasi budaya keamanan pangan.
  • Mengintegrasikan keamanan pangan dengan strategi bisnis.
  • Mengelola risiko keamanan pangan tingkat perusahaan (Enterprise Food Safety Risk).
  • Mengembangkan sistem kepatuhan terhadap regulasi nasional dan internasional.
  • Mengarahkan kesiapsiagaan krisis dan keberlangsungan bisnis.
  • Mengembangkan inovasi dan transformasi digital dalam pengelolaan keamanan pangan.
  • Membangun hubungan strategis dengan regulator, pelanggan, pemasok, dan pemangku kepentingan.

Materi Pelatihan

  • Enterprise Food Safety Governance
  • Executive Leadership for Food Safety
  • Strategic Food Safety Management
  • Corporate Food Safety Risk Management
  • Food Safety Culture Transformation
  • Corporate Compliance & Regulatory Strategy
  • Crisis Leadership & Food Recall Strategy
  • Business Continuity & Organizational Resilience
  • Digital Food Safety Management
  • Executive Decision Making
  • ESG & Sustainability in Food Industry
  • Global Food Safety Trends

Metode Uji Kompetensi

  • Ujian tertulis berbasis studi kasus strategis.
  • Penyusunan Corporate Food Safety Strategic Plan.
  • Presentasi di hadapan panel asesor.
  • Penilaian portofolio implementasi.
  • Wawancara profesional (professional interview).
  • Asesmen berbasis bukti (evidence-based competency assessment).

Gelar Sertifikasi

Certified Chief Food Safety Officer (CCFSO)

Hard Skills

  •  Enterprise Food Safety Governance 
  •  Strategic Food Safety Management 
  •  Corporate Food Safety Risk Management 
  •  Food Safety Culture Transformation 
  •  Corporate Compliance & Regulatory Strategy 
  •  Crisis Leadership & Food Recall Strategy 
  •  Business Continuity & Organizational Resilience 
  •  Digital Food Safety Management 
  •  Executive Decision Support 
  •  ESG & Sustainability Integration 
  •  Global Food Safety Standards Integration 
  •  Corporate Food Safety Policy Development 
  •  Enterprise Supplier Food Safety Governance 
  •  Food Safety Innovation Strategy 
  •  Board-Level Food Safety Reporting 

Soft Skills

  •  Executive leadership 
  •  Visionary leadership 
  •  Strategic influence 
  •  Boardroom communication 
  •  Executive negotiation 
  •  Stakeholder engagement tingkat eksekutif 
  •  Corporate diplomacy 
  •  Crisis leadership 
  •  Change leadership 
  •  Systems thinking 
  •  Thought leadership 
  •  Strategic partnership building 

Life Skills

  •  Enterprise leadership 
  •  Visionary thinking 
  •  Corporate stewardship 
  •  Ethical leadership 
  •  Strategic governance 
  •  Executive decision making 
  •  Organizational transformation 
  •  Global mindset 
  •  Legacy building 
  •  Sustainable leadership 

Emotional Skills

  •  Self mastery 
  •  Executive presence 
  •  Inspirational influence 
  •  Emotional resilience tingkat eksekutif 
  •  Strategic empathy 
  •  Authentic leadership 
  •  Keberanian mengambil keputusan sulit 
  •  Ketenangan dalam krisis 
  •  Integritas tanpa kompromi 
  •  Kemampuan membangun kepercayaan jangka panjang 

Competency Framework Food Safety Management yang disusun secara bertingkat dari level Awareness hingga Chief Food Safety Officer. Framework ini mengikuti perkembangan kompetensi dari awareness → operasional → teknis → sistem manajemen → spesialis industri → manajerial → eksekutif, sehingga dapat digunakan sebagai dasar kurikulum, matriks kompetensi, dan skema sertifikasi.