Certified Environmental Industry Specialist (CEIS)

Certified Environmental Industry Specialist (CEIS)

Certified Environmental Industry Specialist (CEIS)

Jenjang

Manager / Senior Specialist

Durasi

5 Hari (40 JP)

Tujuan

Peserta mampu menerapkan pengelolaan lingkungan sesuai karakteristik sektor industri tempat bekerja.

Persyaratan

  • Lulus CEMSL
  • Minimal pengalaman kerja 4 tahun

Unit Kompetensi

  • Mengelola lingkungan sesuai sektor industri
  • Mengidentifikasi risiko spesifik sektor
  • Menyusun program lingkungan sektor
  • Mengendalikan dampak lingkungan sektor

Materi Pelatihan

Sector Specific

  • Industri Manufaktur
  • Pertambangan
  • Migas & Energi
  • Konstruksi
  • Rumah Sakit
  • Perkebunan
  • Kawasan Industri

(Peserta memilih sektor sesuai bidang pekerjaannya.)

Metode Uji Kompetensi

  • Studi Kasus Industri
  • Penyusunan Program Lingkungan
  • Presentasi
  • Wawancara

Gelar Sertifikasi

Certified Environmental Industry Specialist (CEIS)

Hard Skills

  •  Environmental Management pada sektor manufaktur 
  •  Environmental Management pada pertambangan 
  •  Environmental Management pada migas dan energi 
  •  Environmental Management pada konstruksi 
  •  Environmental Management pada rumah sakit 
  •  Environmental Management pada perkebunan 
  •  Environmental Management pada kawasan industri 
  •  Sector-specific Environmental Risk Assessment 
  •  Penyusunan program lingkungan sektoral 
  •  Benchmarking industri 
  •  Environmental Compliance sektoral 
  •  Analisis Best Available Techniques (BAT) 
  •  Pengembangan KPI lingkungan 
  •  Evaluasi performa lingkungan sektoral 
  •  Integrasi lingkungan dengan proses bisnis sektor 

Soft Skills

  •  Consulting skill 
  •  Business partnering 
  •  Strategic problem solving 
  •  Cross-functional collaboration 
  •  Stakeholder engagement 
  •  Negotiation 
  •  Presentation skill 
  •  Facilitation 
  •  Analytical thinking 
  •  Innovation 
  •  Systems thinking 
  •  Knowledge sharing 

Life Skills

  •  Business acumen 
  •  Strategic planning 
  •  Organizational awareness 
  •  Project leadership 
  •  Networking 
  •  Manajemen inovasi 
  •  Pengembangan budaya kerja 
  •  Pengambilan keputusan kompleks 
  •  Continuous improvement 
  •  Manajemen pengetahuan 

Emotional Skills

  •  Executive emotional intelligence 
  •  Adaptabilitas tinggi 
  •  Emotional agility 
  •  Resiliensi profesional 
  •  Membangun kepercayaan 
  •  Empati strategis 
  •  Integritas kepemimpinan 
  •  Ketenangan dalam tekanan 
  •  Self mastery 
  •  Optimisme realistis

kompetensi perilaku (Competency Framework) yang disusun secara bertingkat sesuai perkembangan karier seorang profesional manajemen lingkungan. Setiap level mengalami peningkatan dari kemampuan operasional, teknis, analitis, kepemimpinan, hingga kemampuan strategis organisasi.  Framework ini dirancang mengikuti progresi kompetensi dari operasional → teknis → supervisi → spesialis → manajerial strategis, sehingga dapat digunakan sebagai dasar penyusunan kurikulum, matriks kompetensi, jalur karier (career path), sistem penilaian kompetensi, maupun skema sertifikasi profesi di bidang manajemen lingkungan.