Jenjang
Staff Senior / Officer
Durasi
3 Hari (24 JP)
Tujuan
Peserta mampu melaksanakan pengelolaan aspek lingkungan operasional sesuai regulasi dan prosedur perusahaan.
Persyaratan
- Lulus CEAS atau sederajat
- Minimal pengalaman kerja 1 tahun
Unit Kompetensi
- Mengelola limbah
- Mengendalikan pencemaran air
- Mengendalikan pencemaran udara
- Mengelola kualitas air
- Mengendalikan kebisingan
- Mengelola tanah terkontaminasi
- Mengelola biodiversitas
Materi Pelatihan
Core Technical
- Pengelolaan Limbah
- Pengendalian Pencemaran Air
- Pengendalian Pencemaran Udara
- Pengelolaan Kualitas Air
- Pengelolaan Kebisingan
- Pengelolaan Tanah
- Biodiversity Management
Metode Uji Kompetensi
- Ujian Tertulis
- Studi Kasus
- Praktik Penyusunan Dokumen
- Wawancara
Gelar Sertifikasi
Certified Environmental Management Officer (CEMO)
Hard Skills
- Pengelolaan limbah B3 dan non-B3
- Pengendalian pencemaran air
- Pengendalian pencemaran udara
- Pengelolaan kualitas air
- Pengendalian kebisingan
- Pengelolaan tanah terkontaminasi
- Biodiversity Management
- Penyusunan dokumen lingkungan operasional
- Monitoring parameter lingkungan
- Analisis hasil pemantauan lingkungan
- Identifikasi ketidaksesuaian lingkungan
- Implementasi regulasi lingkungan
- Pengelolaan data lingkungan
- Pelaporan kinerja lingkungan
- Evaluasi efektivitas pengendalian lingkungan
Soft Skills
- Analytical thinking
- Problem solving
- Komunikasi teknis
- Kolaborasi lintas fungsi
- Penyusunan laporan
- Presentasi
- Perencanaan pekerjaan
- Ketelitian analitis
- Orientasi hasil
- Manajemen prioritas
- Adaptasi terhadap regulasi baru
- Kepedulian terhadap kepatuhan
Life Skills
- Manajemen pekerjaan
- Berpikir logis
- Pengambilan keputusan operasional
- Penyelesaian masalah
- Manajemen informasi
- Dokumentasi profesional
- Continuous learning
- Literasi data
- Kesadaran hukum
- Disiplin profesional
Emotional Skills
- Emotional regulation
- Objektivitas
- Pengelolaan stres
- Ketahanan menghadapi tekanan kerja
- Empati terhadap stakeholder
- Integritas profesional
- Percaya diri profesional
- Kesadaran sosial
- Kematangan emosional
- Kemampuan menerima kritik
kompetensi perilaku (Competency Framework) yang disusun secara bertingkat sesuai perkembangan karier seorang profesional manajemen lingkungan. Setiap level mengalami peningkatan dari kemampuan operasional, teknis, analitis, kepemimpinan, hingga kemampuan strategis organisasi. Framework ini dirancang mengikuti progresi kompetensi dari operasional → teknis → supervisi → spesialis → manajerial strategis, sehingga dapat digunakan sebagai dasar penyusunan kurikulum, matriks kompetensi, jalur karier (career path), sistem penilaian kompetensi, maupun skema sertifikasi profesi di bidang manajemen lingkungan.