Jenjang
Supervisor Senior / Assistant Manager
Durasi
5 Hari (40 JP)
Tujuan
Peserta mampu merancang, menerapkan, mengevaluasi, dan meningkatkan Sistem Manajemen Lingkungan sesuai standar internasional.
Persyaratan
- Lulus CERAS
- Minimal pengalaman kerja 3 tahun
Unit Kompetensi
- Menerapkan ISO 14001
- Melaksanakan audit lingkungan
- Mengelola kepatuhan lingkungan
- Mengelola dokumen lingkungan
- Melaksanakan continuous improvement
Materi Pelatihan
System Management
- ISO 14001
- Environmental Audit
- Environmental Compliance
- Environmental Performance Evaluation
- Circular Economy
- Climate Change Management
Metode Uji Kompetensi
- Ujian Tertulis
- Audit Simulation
- Penyusunan EMS
- Presentasi
Gelar Sertifikasi
Certified Environmental Management System Lead (CEMSL)
Hard Skills
- Implementasi ISO 14001
- Penyusunan Environmental Management System (EMS)
- Environmental Audit
- Audit planning
- Audit reporting
- Environmental Compliance Evaluation
- Environmental Performance Evaluation
- Document Control
- Continuous Improvement
- Circular Economy Implementation
- Climate Change Management
- Management Review
- Corrective Action Management
- Environmental Objective Development
- EMS Performance Monitoring
Soft Skills
- Leadership
- Coaching
- Mentoring
- Audit communication
- Strategic communication
- Conflict management
- Team leadership
- Delegation
- Facilitation
- Decision making
- Organizational coordination
- Change management
Life Skills
- Kepemimpinan situasional
- Pengelolaan tim
- Project management
- Business communication
- Organizational planning
- Manajemen perubahan organisasi
- Continuous learning
- Business awareness
- Knowledge management
- Pengembangan SDM
Emotional Skills
- Emotional intelligence
- Executive presence dasar
- Resiliensi tinggi
- Empati organisasi
- Pengelolaan konflik
- Kepercayaan diri
- Pengaruh positif
- Stabilitas emosi
- Self motivation
- Relationship building
kompetensi perilaku (Competency Framework) yang disusun secara bertingkat sesuai perkembangan karier seorang profesional manajemen lingkungan. Setiap level mengalami peningkatan dari kemampuan operasional, teknis, analitis, kepemimpinan, hingga kemampuan strategis organisasi. Framework ini dirancang mengikuti progresi kompetensi dari operasional → teknis → supervisi → spesialis → manajerial strategis, sehingga dapat digunakan sebagai dasar penyusunan kurikulum, matriks kompetensi, jalur karier (career path), sistem penilaian kompetensi, maupun skema sertifikasi profesi di bidang manajemen lingkungan.