Certified Environmental Risk & Assessment Specialist (CERAS)

Certified Environmental Risk & Assessment Specialist (CERAS)

Certified Environmental Risk & Assessment Specialist (CERAS)

Jenjang

Supervisor / Specialist

Durasi

4 Hari (32 JP)

Tujuan

Peserta mampu melakukan identifikasi, analisis, monitoring, dan evaluasi risiko lingkungan menggunakan berbagai metode dan tools.

Persyaratan

  • Lulus CEMO
  • Minimal pengalaman kerja 2 tahun

Unit Kompetensi

  • Melakukan Environmental Risk Assessment
  • Melaksanakan Monitoring Lingkungan
  • Melakukan LCA
  • Menganalisis data lingkungan
  • Menggunakan GIS
  • Melakukan Root Cause Analysis

Materi Pelatihan

Methods & Tools

  • Environmental Risk Assessment
  • Environmental Monitoring
  • Life Cycle Assessment
  • Environmental Data Analysis
  • GIS
  • Root Cause Analysis

Metode Uji Kompetensi

  • Ujian Tertulis
  • Praktik Analisis Risiko
  • Penyusunan Risk Register
  • Analisis Studi Kasus

Gelar Sertifikasi

Certified Environmental Risk & Assessment Specialist (CERAS)

Hard Skills

  •  Environmental Risk Assessment 
  •  Environmental Aspect Impact Assessment 
  •  Environmental Monitoring 
  •  Life Cycle Assessment (LCA) 
  •  Environmental Data Analysis 
  •  GIS dasar untuk lingkungan 
  •  Root Cause Analysis (RCA) 
  •  Penyusunan Environmental Risk Register 
  •  Analisis tren lingkungan 
  •  Penentuan indikator lingkungan 
  •  Validasi data lingkungan 
  •  Interpretasi hasil monitoring 
  •  Evaluasi risiko lingkungan 
  •  Penyusunan rekomendasi teknis 
  •  Penggunaan perangkat lunak analisis lingkungan 

Soft Skills

  •  Critical thinking 
  •  Analytical leadership 
  •  Fasilitasi workshop 
  •  Presentasi teknis 
  •  Problem solving kompleks 
  •  Stakeholder communication 
  •  Decision making 
  •  Team coordination 
  •  Influencing skill 
  •  Negosiasi dasar 
  •  Continuous improvement mindset 
  •  Systems thinking 

Life Skills

  •  Berpikir strategis dasar 
  •  Pengelolaan proyek sederhana 
  •  Pengambilan keputusan berbasis data 
  •  Manajemen perubahan 
  •  Pengembangan diri 
  •  Manajemen risiko 
  •  Networking internal 
  •  Manajemen prioritas 
  •  Organizational awareness 
  •  Inovasi berkelanjutan 

Emotional Skills

  •  Emotional resilience 
  •  Self leadership 
  •  Adaptasi terhadap perubahan 
  •  Empati profesional 
  •  Pengendalian konflik 
  •  Kecerdasan sosial 
  •  Ketegasan 
  •  Motivasi intrinsik 
  •  Pengelolaan tekanan 
  •  Kepercayaan diri sebagai spesialis 

kompetensi perilaku (Competency Framework) yang disusun secara bertingkat sesuai perkembangan karier seorang profesional manajemen lingkungan. Setiap level mengalami peningkatan dari kemampuan operasional, teknis, analitis, kepemimpinan, hingga kemampuan strategis organisasi. Framework ini dirancang mengikuti progresi kompetensi dari operasional → teknis → supervisi → spesialis → manajerial strategis, sehingga dapat digunakan sebagai dasar penyusunan kurikulum, matriks kompetensi, jalur karier (career path), sistem penilaian kompetensi, maupun skema sertifikasi profesi di bidang manajemen lingkungan.