Certified Food Safety Practitioner (CFSP)

Certified Food Safety Practitioner (CFSP)

Panduan Lengkap

Jenjang

Operator / Technical Staff

Durasi Pelatihan

3 Hari (24 JP)

Tujuan

Peserta mampu menerapkan persyaratan teknis keamanan pangan dalam kegiatan operasional sesuai GMP, GHP, PRP, HACCP, dan pengendalian kontaminasi.

Persyaratan

  • Lulus Level 1 atau memiliki pengetahuan dasar keamanan pangan
  • Pengalaman kerja minimal 6 bulan (disarankan)

Unit Kompetensi

  • Menerapkan GMP
  • Menerapkan GHP
  • Mengelola PRP
  • Mengelola OPRP
  • Mengendalikan alergen
  • Mengelola sanitasi
  • Mengelola pest control
  • Melaksanakan traceability

Materi Pelatihan

  • GMP
  • GHP
  • HACCP Overview
  • PRP
  • OPRP
  • Food Defense
  • Food Fraud
  • Allergen Management
  • Cleaning & Sanitation
  • Pest Management
  • Traceability
  • Food Recall

Metode Uji Kompetensi

  • Tes tertulis
  • Praktik
  • Simulasi
  • Studi kasus
  • Observasi

Gelar Sertifikasi

Certified Food Safety Practitioner (CFSP)

Hard Skills

  •  Menerapkan GMP 
  •  Menerapkan GHP 
  •  Mengelola PRP 
  •  Mengelola OPRP 
  •  Mengendalikan alergen 
  •  Mengelola sanitasi 
  •  Melaksanakan cleaning & sanitation 
  •  Mengelola pest control 
  •  Melaksanakan traceability 
  •  Melaksanakan food recall 
  •  Menerapkan Food Defense 
  •  Mencegah Food Fraud 
  •  Mengendalikan kontaminasi silang 
  •  Mengisi dokumentasi operasional 
  •  Melakukan pemeriksaan operasional keamanan pangan 

Soft Skills

  •  Analytical thinking 
  •  Problem solving dasar 
  •  Komunikasi teknis 
  •  Kerja sama lintas fungsi 
  •  Ketelitian analitis 
  •  Orientasi mutu 
  •  Manajemen waktu 
  •  Koordinasi 
  •  Adaptabilitas 
  •  Pelayanan internal 
  •  Disiplin operasional 
  •  Kepedulian terhadap kepatuhan 

Life Skills

  •  Pengelolaan pekerjaan operasional 
  •  Berpikir logis 
  •  Dokumentasi profesional 
  •  Pengambilan keputusan operasional 
  •  Continuous learning 
  •  Literasi data dasar 
  •  Pengelolaan informasi 
  •  Manajemen prioritas 
  •  Disiplin profesional 
  •  Penyelesaian masalah 

Emotional Skills

  •  Emotional regulation 
  •  Objektivitas 
  •  Pengelolaan stres 
  •  Integritas profesional 
  •  Empati terhadap pelanggan 
  •  Kesadaran sosial 
  •  Percaya diri profesional 
  •  Kematangan emosional 
  •  Kemampuan menerima kritik 
  •  Ketahanan menghadapi tekanan kerja

Competency Framework Food Safety Management yang disusun secara bertingkat dari level Awareness hingga Chief Food Safety Officer. Framework ini mengikuti perkembangan kompetensi dari awareness → operasional → teknis → sistem manajemen → spesialis industri → manajerial → eksekutif, sehingga dapat digunakan sebagai dasar kurikulum, matriks kompetensi, dan skema sertifikasi.