Certified Industrial Safety Specialist (CISS)

Certified Industrial Safety Specialist (CISS)

Panduan Lengkap

Jenjang

Senior Specialist / Engineer

Durasi Pelatihan

5 Hari (40 JP)

Tujuan

Peserta mampu menerapkan pengelolaan keselamatan sesuai karakteristik sektor industri yang berbeda.

Persyaratan

  • Minimal D3/S1
  • Sertifikat COSMS atau pengalaman minimal 4 tahun

Unit Kompetensi

  • Mengelola keselamatan sektor manufaktur
  • Mengelola keselamatan konstruksi
  • Mengelola keselamatan pertambangan
  • Mengelola keselamatan migas
  • Mengelola keselamatan warehouse
  • Mengelola keselamatan laboratorium

Materi Pelatihan

  • Manufacturing Safety
  • Construction Safety
  • Mining Safety
  • Oil and Gas Safety
  • Warehouse Safety
  • Office Safety
  • Laboratory Safety

Metode Uji Kompetensi

  • Tes tertulis
  • Analisis studi kasus sektor industri
  • Presentasi
  • Simulasi
  • Wawancara

Gelar Sertifikasi

Certified Industrial Safety Specialist (CISS)

Hard Skills

  •  Manufacturing Safety Management 
  •  Construction Safety Management 
  •  Mining Safety Management 
  •  Oil & Gas Safety Management 
  •  Warehouse Safety Management 
  •  Laboratory Safety Management 
  •  Office Safety Management 
  •  Sector-Specific Risk Assessment 
  •  Process Safety Awareness 
  •  Permit to Work (PTW) Management 
  •  Contractor Safety Evaluation 
  •  Emergency Preparedness Planning 
  •  Incident Trend Analysis 
  •  Safety Benchmarking 
  •  Integrasi keselamatan dengan proses operasional sektor 

Soft Skills

  •  Consulting skill 
  •  Business partnering 
  •  Strategic problem solving 
  •  Cross-functional collaboration 
  •  Stakeholder engagement 
  •  Negotiation 
  •  Presentation skill 
  •  Facilitation 
  •  Systems thinking 
  •  Innovation 
  •  Knowledge sharing 
  •  Analytical thinking 

Life Skills

  •  Business acumen 
  •  Strategic planning 
  •  Organizational awareness 
  •  Project leadership 
  •  Networking 
  •  Manajemen inovasi 
  •  Pengembangan budaya kerja 
  •  Pengambilan keputusan kompleks 
  •  Continuous improvement 
  •  Manajemen pengetahuan 

Emotional Skills

  •  Executive emotional intelligence 
  •  Emotional agility 
  •  Adaptabilitas tinggi 
  •  Resiliensi profesional 
  •  Membangun kepercayaan 
  •  Empati strategis 
  •  Integritas kepemimpinan 
  •  Self mastery 
  •  Ketenangan dalam tekanan 
  •  Optimisme realistis

kompetensi perilaku (Competency Framework) yang disusun secara bertingkat sesuai perkembangan karier seorang profesional safety management. Setiap level mengalami peningkatan dari kemampuan operasional, teknis, analitis, kepemimpinan, hingga kemampuan strategis organisasi. Framework ini dirancang mengikuti progresi kompetensi dari operasional → teknis → supervisi → spesialis → manajerial strategis, sehingga dapat digunakan sebagai dasar penyusunan kurikulum, matriks kompetensi, jalur karier (career path), sistem penilaian kompetensi, maupun skema sertifikasi profesi di bidang safety management.