Kategori
Spesifik Sektor – Manufaktur
Durasi Pelatihan
5 Hari
Tujuan Sertifikasi
Membekali peserta dengan kompetensi mengelola gudang bahan baku, barang dalam proses (WIP), dan barang jadi pada industri manufaktur secara efektif dan efisien.
Kompetensi Utama
- Mengelola gudang bahan baku, WIP, dan barang jadi.
- Menerapkan sistem FIFO/LIFO sesuai karakteristik material.
- Mengendalikan akurasi persediaan.
- Mengoptimalkan aliran material untuk mendukung proses produksi.
Hard Skill
- Manajemen gudang bahan baku (Raw Material Warehouse).
- Manajemen gudang barang dalam proses (WIP Warehouse).
- Manajemen gudang barang jadi (Finished Goods Warehouse).
- Material flow management untuk mendukung produksi.
- Inventory control dan inventory accuracy.
- Penerapan FIFO, LIFO, dan FEFO sesuai karakteristik material.
- Production supply management.
- Line feeding dan material handling.
- Warehouse layout optimization.
- Pengendalian stok minimum dan maksimum.
- Monitoring material consumption.
- Warehouse performance measurement.
- Pengendalian dokumen material dan inventory.
- Integrasi warehouse dengan sistem produksi.
- Analisis kehilangan, kerusakan, dan selisih material.
Soft Skill
- Komunikasi lintas fungsi dengan produksi, PPIC, purchasing, dan quality.
- Koordinasi operasional antar departemen.
- Problem solving terkait gangguan aliran material.
- Analytical thinking dalam pengendalian inventory.
- Kemampuan melakukan koordinasi tim warehouse.
- Kemampuan memberikan laporan operasional.
- Kemampuan melakukan negosiasi internal.
- Continuous improvement mindset.
- Collaboration skill.
- Kemampuan mengelola prioritas pekerjaan.
Life Skill
- Manajemen waktu dalam aktivitas operasional manufaktur.
- Kemampuan beradaptasi dengan perubahan kebutuhan produksi.
- Kemampuan mengambil keputusan operasional.
- Disiplin terhadap prosedur kerja.
- Kemampuan mengelola tekanan target produksi.
- Kemampuan berpikir sistematis.
- Kemampuan mengatur prioritas pekerjaan.
- Kemampuan belajar teknologi warehouse baru.
- Kemampuan mengelola risiko pekerjaan.
- Kemampuan menjaga produktivitas kerja.
Emotional Skill
- Ownership terhadap akurasi dan keamanan material.
- Safety mindset dalam aktivitas gudang.
- Ketelitian dan kehati-hatian dalam bekerja.
- Kesabaran menghadapi perubahan jadwal produksi.
- Kemampuan mengendalikan emosi saat menghadapi masalah operasional.
- Empati terhadap kebutuhan tim produksi.
- Sikap bertanggung jawab terhadap aset perusahaan.
- Kesiapan menerima kritik dan feedback.
- Mental resilience menghadapi tekanan operasional.
- Integritas dalam pengelolaan material dan inventory.