Certified Occupational Safety Management Specialist (COSMS)

Certified Occupational Safety Management Specialist (COSMS)

Panduan Lengkap

Jenjang

Supervisor Senior / Specialist

Durasi Pelatihan

5 Hari (40 JP)

Tujuan

Peserta mampu mengimplementasikan sistem manajemen keselamatan kerja, melakukan audit internal, mengelola dokumentasi, dan meningkatkan kinerja keselamatan organisasi.

Persyaratan

  • Minimal D3/S1
  • Sertifikat CSRA atau pengalaman minimal 3 tahun

Unit Kompetensi

  • Mengimplementasikan Sistem Manajemen K3
  • Mengimplementasikan ISO 45001
  • Menyusun dokumen sistem
  • Melaksanakan audit internal
  • Mengelola KPI keselamatan
  • Mengelola contractor safety

Materi Pelatihan

  • ISO 45001 Awareness
  • Occupational Health and Safety Management System
  • Internal Safety Audit
  • Safety Documentation
  • Safety Performance Management
  • Contractor Safety Management

Metode Uji Kompetensi

  • Tes tertulis
  • Audit simulasi
  • Penyusunan dokumen
  • Presentasi
  • Wawancara

Gelar Sertifikasi

Certified Occupational Safety Management Specialist (COSMS)

Hard Skills

  •  Implementasi Sistem Manajemen K3 
  •  Implementasi ISO 45001 
  •  Penyusunan dokumentasi sistem K3 
  •  Pelaksanaan Audit Internal K3 
  •  Penyusunan program audit 
  •  Evaluasi kepatuhan K3 
  •  Pengelolaan KPI keselamatan 
  •  Contractor Safety Management 
  •  Management Review 
  •  Corrective and Preventive Action (CAPA) 
  •  Pengembangan Objective & Target K3 
  •  Safety Performance Evaluation 
  •  Legal Compliance Evaluation 
  •  Risk-Based Thinking dalam SMK3 
  •  Continuous Improvement 

Soft Skills

  •  Leadership 
  •  Coaching 
  •  Mentoring 
  •  Audit communication 
  •  Strategic communication 
  •  Delegation 
  •  Team leadership 
  •  Conflict management 
  •  Facilitation 
  •  Decision making 
  •  Organizational coordination 
  •  Change management 

Life Skills

  •  Kepemimpinan situasional 
  •  Project management 
  •  Pengelolaan tim 
  •  Business communication 
  •  Organizational planning 
  •  Knowledge management 
  •  Manajemen perubahan organisasi 
  •  Business awareness 
  •  Continuous learning 
  •  Pengembangan SDM 

Emotional Skills

  •  Emotional intelligence 
  •  Executive presence dasar 
  •  Resiliensi tinggi 
  •  Empati organisasi 
  •  Pengelolaan konflik 
  •  Stabilitas emosi 
  •  Self motivation 
  •  Relationship building 
  •  Kepercayaan diri 
  •  Pengaruh positif 

kompetensi perilaku (Competency Framework) yang disusun secara bertingkat sesuai perkembangan karier seorang profesional safety management. Setiap level mengalami peningkatan dari kemampuan operasional, teknis, analitis, kepemimpinan, hingga kemampuan strategis organisasi.  Framework ini dirancang mengikuti progresi kompetensi dari operasional → teknis → supervisi → spesialis → manajerial strategis, sehingga dapat digunakan sebagai dasar penyusunan kurikulum, matriks kompetensi, jalur karier (career path), sistem penilaian kompetensi, maupun skema sertifikasi profesi di bidang safety management