CERTIFIED RISK MANAGEMENT SPECIALIST (CRMSP)

CERTIFIED RISK MANAGEMENT SPECIALIST (CRMSP)

CERTIFIED RISK MANAGEMENT SPECIALIST (CRMSP)

Jenjang

Spesialis / Konsultan Internal

Durasi Pelatihan

10 Hari (80 JP)

Tujuan

Peserta mampu merancang, mengembangkan, dan meningkatkan sistem manajemen risiko organisasi.

Persyaratan

  •  Lulus CRMSV atau 
  •  Pengalaman minimal 5 tahun 

Unit Kompetensi

Unit 1

Mengembangkan Framework Manajemen Risiko

Unit 2

Mengintegrasikan Risiko dengan Sistem Manajemen

Unit 3

Melaksanakan Advanced Risk Assessment

Unit 4

Melakukan FMEA

Unit 5

Melakukan Bow Tie Analysis

Unit 6

Melaksanakan Root Cause Analysis

Unit 7

Mengembangkan Risk Dashboard

Unit 8

Melakukan Internal Review Sistem Risiko

Materi Pelatihan

  1.  Advanced ISO 31000 
  2.  Enterprise Risk Assessment 
  3.  FMEA 
  4.  Bow Tie Analysis 
  5.  RCA 
  6.  Risk Dashboard Development 
  7.  Audit Risiko 
  8.  Continuous Improvement 

Metode Uji Kompetensi

  •  Project Assignment 
  •  Studi Kasus Komprehensif 
  •  Presentasi Sistem Risiko 
  •  Wawancara Profesional 

Gelar Sertifikasi

Certified Risk Management Specialist (CRMSP)

Hard Skills

  •  Mengembangkan Framework Manajemen Risiko 
  •  Melakukan Enterprise Risk Assessment 
  •  Melakukan FMEA 
  •  Melakukan Bow Tie Analysis 
  •  Melakukan Root Cause Analysis 
  •  Mengembangkan Risk Dashboard 
  •  Melakukan Audit Risiko 
  •  Mengintegrasikan risiko dengan sistem manajemen 
  •  Mengembangkan Key Risk Indicator 
  •  Menentukan metode analisis risiko 
  •  Mengembangkan metodologi risiko 
  •  Continuous Improvement 
  •  Gap Analysis 
  •  Risk Maturity Assessment 
  •  Penyusunan pedoman manajemen risiko 

Soft Skills

  •  Strategic thinking 
  •  Consulting skill 
  •  Business partnering 
  •  Advanced presentation 
  •  Analytical leadership 
  •  Innovation 
  •  Systems thinking 
  •  Influencing executive 
  •  Facilitation 
  •  Coaching 
  •  Negotiation 
  •  Cross functional collaboration 
  •  Knowledge sharing 

Life Skills

  •  Berpikir konseptual 
  •  Problem solving kompleks 
  •  Continuous learning 
  •  Manajemen perubahan organisasi 
  •  Pengembangan inovasi 
  •  Pengelolaan proyek 
  •  Business acumen 
  •  Organizational awareness 
  •  Pengembangan budaya risiko 
  •  Knowledge management 

Emotional Skills

  •  Executive presence 
  •  Emotional intelligence tingkat lanjut 
  •  Empati organisasi 
  •  Resiliensi tinggi 
  •  Adaptasi terhadap ketidakpastian 
  •  Pengendalian tekanan tinggi 
  •  Membangun hubungan profesional 
  •  Kemampuan mempengaruhi 
  •  Self motivation 
  •  Optimisme realistis 

kompetensi perilaku (Competency Framework) yang disusun secara bertingkat sesuai perkembangan karier seorang profesional manajemen risiko. Setiap level mengalami peningkatan dari kemampuan operasional, teknis, analitis, kepemimpinan, hingga kemampuan strategis organisasi. Framework ini dirancang mengikuti progresi kompetensi dari operasional → teknis → supervisi → spesialis → manajerial strategis, sehingga dapat digunakan sebagai dasar penyusunan kurikulum, matriks kompetensi, jalur karier (career path), sistem penilaian kompetensi, maupun skema sertifikasi profesi di bidang manajemen risiko