Jenjang
Operator / Pelaksana
Durasi Pelatihan
3 Hari (24 JP)
Tujuan
Peserta mampu memahami konsep dasar manajemen risiko dan melaksanakan identifikasi serta pelaporan risiko pada area kerja masing-masing.
Persyaratan
- Minimal SMA/SMK sederajat
- Tidak memerlukan pengalaman khusus
Unit Kompetensi
Unit 1
Memahami Konsep Dasar Risiko
Unit 2
Mengidentifikasi Risiko di Tempat Kerja
Unit 3
Menyusun Daftar Risiko Sederhana
Unit 4
Melakukan Pelaporan Risiko
Unit 5
Berpartisipasi dalam Pengendalian Risiko
Materi Pelatihan
- Dasar-Dasar Manajemen Risiko
- Terminologi Risiko
- Hazard dan Risiko
- Teknik Identifikasi Risiko
- Risk Register Dasar
- Risk Matrix Dasar
- Pelaporan Risiko
- Studi Kasus
Metode Uji Kompetensi
- Ujian Tertulis
- Wawancara
- Studi Kasus
- Praktik Identifikasi Risiko
Gelar Sertifikasi
Certified Risk Management Staff (CRMS)
Hard Skills
- Memahami konsep dasar manajemen risiko
- Memahami terminologi risiko
- Membedakan hazard, bahaya, dan risiko
- Mengidentifikasi sumber bahaya dan risiko
- Menggunakan teknik identifikasi risiko sederhana
- Menyusun Risk Register dasar
- Menggunakan Risk Matrix sederhana
- Melakukan penilaian kemungkinan (Likelihood)
- Melakukan penilaian dampak (Impact)
- Melakukan pelaporan risiko sesuai prosedur
- Menggunakan formulir pelaporan risiko
- Mendokumentasikan hasil identifikasi risiko
- Mengikuti prosedur pengendalian risiko
- Memahami dasar pengendalian risiko
- Mengikuti SOP terkait manajemen risiko
Soft Skills
- Kemampuan observasi
- Ketelitian
- Disiplin kerja
- Komunikasi dasar
- Kerja sama tim
- Kepatuhan terhadap prosedur
- Problem awareness
- Tanggung jawab
- Inisiatif
- Kemampuan menerima arahan
- Manajemen waktu dasar
- Adaptasi terhadap perubahan
Life Skills
- Berpikir sistematis
- Kesadaran keselamatan kerja
- Pengambilan keputusan sederhana
- Pengelolaan pekerjaan harian
- Kebiasaan dokumentasi
- Kesadaran terhadap kualitas pekerjaan
- Manajemen prioritas sederhana
- Kemampuan belajar mandiri
- Literasi digital dasar
- Etika kerja
Emotional Skills
- Kesadaran diri (Self Awareness)
- Pengendalian emosi dasar
- Kejujuran
- Integritas
- Kesabaran
- Kemauan menerima umpan balik
- Percaya diri
- Empati dasar
- Kepedulian terhadap rekan kerja
- Ketahanan menghadapi tekanan ringan
Kompetensi perilaku (Competency Framework) yang disusun secara bertingkat sesuai perkembangan karier seorang profesional manajemen risiko. Setiap level mengalami peningkatan dari kemampuan operasional, teknis, analitis, kepemimpinan, hingga kemampuan strategis organisasi. Framework ini dirancang mengikuti progresi kompetensi dari operasional → teknis → supervisi → spesialis → manajerial strategis, sehingga dapat digunakan sebagai dasar penyusunan kurikulum, matriks kompetensi, jalur karier (career path), sistem penilaian kompetensi, maupun skema sertifikasi profesi di bidang manajemen risiko.