Jenjang
Supervisor / Koordinator
Durasi Pelatihan
7 Hari (56 JP)
Tujuan
Peserta mampu mengelola implementasi manajemen risiko pada unit kerja dan memimpin proses risk assessment.
Persyaratan
- Lulus CRMO atau
- Pengalaman kerja minimal 3 tahun
Unit Kompetensi
Unit 1
Mengembangkan Kerangka Risiko Unit Kerja
Unit 2
Memimpin Risk Assessment
Unit 3
Memvalidasi Risk Register
Unit 4
Menentukan Risk Appetite dan Risk Threshold
Unit 5
Mengelola Risk Treatment Plan
Unit 6
Mengembangkan Key Risk Indicator (KRI)
Unit 7
Melakukan Review Risiko
Unit 8
Mengelola Komunikasi Risiko
Materi Pelatihan
- Risk Governance
- Risk Appetite & Risk Tolerance
- KRI Development
- Risk Review Process
- Escalation Process
- Risk Communication
- Leadership in Risk Management
- Workshop Risk Review
Metode Uji Kompetensi
- Ujian Tertulis
- Studi Kasus
- Simulasi Risk Review Meeting
- Presentasi Risk Dashboard
Gelar Sertifikasi
Certified Risk Management Supervisor (CRMSV)
Hard Skills
- Mengembangkan kerangka risiko unit kerja
- Memimpin Risk Assessment
- Memvalidasi Risk Register
- Menentukan Risk Appetite
- Menentukan Risk Threshold
- Mengembangkan Key Risk Indicator (KRI)
- Mengelola Risk Treatment Plan
- Melaksanakan Risk Review
- Mengelola Risk Communication
- Mengembangkan Risk Dashboard
- Melakukan analisis tren risiko
- Menentukan prioritas risiko
- Melakukan eskalasi risiko
- Memimpin workshop risiko
- Mengelola implementasi program risiko
Soft Skills
- Leadership
- Coaching
- Mentoring
- Delegasi
- Fasilitasi rapat
- Conflict management
- Decision making
- Stakeholder management
- Influencing skill
- Negotiation
- Strategic communication
- Team development
- Planning and organizing
Life Skills
- Kepemimpinan situasional
- Pengambilan keputusan kompleks
- Pengelolaan tim
- Penyelesaian konflik
- Berpikir strategis dasar
- Manajemen perubahan
- Pengembangan orang lain
- Networking internal
- Manajemen pekerjaan lintas fungsi
- Pengelolaan target
Emotional Skills
- Self leadership
- Emotional resilience
- Empati kepemimpinan
- Emotional agility
- Pengendalian konflik
- Kepercayaan diri sebagai pemimpin
- Motivasi intrinsik
- Ketegasan
- Kemampuan membangun kepercayaan
- Kecerdasan sosial
kompetensi perilaku (Competency Framework) yang disusun secara bertingkat sesuai perkembangan karier seorang profesional manajemen risiko. Setiap level mengalami peningkatan dari kemampuan operasional, teknis, analitis, kepemimpinan, hingga kemampuan strategis organisasi. Framework ini dirancang mengikuti progresi kompetensi dari operasional → teknis → supervisi → spesialis → manajerial strategis, sehingga dapat digunakan sebagai dasar penyusunan kurikulum, matriks kompetensi, jalur karier (career path), sistem penilaian kompetensi, maupun skema sertifikasi profesi di bidang manajemen risiko