Certified Safety Awareness Staff (CSAS)

Certified Safety Awareness Staff (CSAS)

Certified Safety Awareness Staff (CSAS)

Jenjang

Operator / Staff Pelaksana

Durasi Pelatihan

2 Hari (16 JP)

Tujuan

Peserta mampu memahami konsep dasar keselamatan kerja, mengenali bahaya di tempat kerja, mematuhi prosedur keselamatan, dan berpartisipasi dalam budaya keselamatan perusahaan.

Persyaratan

  • Minimal SMA/SMK sederajat
  • Tidak memerlukan pengalaman kerja
  • Sehat jasmani dan rohani

Unit Kompetensi

  • Memahami konsep dasar keselamatan kerja
  • Mengidentifikasi hazard sederhana
  • Mengenali unsafe action dan unsafe condition
  • Menggunakan APD dengan benar
  • Melaksanakan pelaporan bahaya
  • Berpartisipasi dalam budaya keselamatan

Materi Pelatihan

  • Safety Awareness
  • Fundamental Safety Management
  • Dasar Peraturan Keselamatan
  • Safety Culture Awareness
  • Human Factor in Safety
  • Hazard Identification Dasar
  • Unsafe Action & Unsafe Condition
  • Penggunaan APD

Metode Uji Kompetensi

  • Pre Test
  • Post Test
  • Observasi praktik
  • Studi kasus sederhana
  • Wawancara

Gelar Sertifikasi

Certified Safety Awareness Staff (CSAS)

Hard Skills

  •  Memahami konsep dasar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) 
  •  Memahami tujuan dan manfaat penerapan K3 
  •  Memahami dasar peraturan K3 yang berlaku 
  •  Mengidentifikasi hazard sederhana di tempat kerja 
  •  Membedakan unsafe action dan unsafe condition 
  •  Menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dengan benar 
  •  Memahami rambu-rambu keselamatan kerja 
  •  Melaksanakan pelaporan bahaya (hazard reporting) 
  •  Memahami prosedur kerja aman (Safe Work Procedure) 
  •  Mengenali potensi keadaan darurat 
  •  Berpartisipasi dalam program Safety Talk/Toolbox Meeting 
  •  Memahami prinsip Housekeeping (5R/5S) 
  •  Memahami dasar Human Factor in Safety 
  •  Mendukung implementasi budaya keselamatan 
  •  Mematuhi prosedur keselamatan kerja 

Soft Skills

  •  Safety awareness 
  •  Disiplin kerja 
  •  Kepatuhan terhadap prosedur 
  •  Ketelitian 
  •  Kemampuan observasi 
  •  Komunikasi dasar 
  •  Kerja sama tim 
  •  Tanggung jawab 
  •  Kepedulian terhadap rekan kerja 
  •  Inisiatif melaporkan kondisi tidak aman 
  •  Adaptabilitas 
  •  Kemauan belajar 

Life Skills

  •  Etika kerja 
  •  Manajemen waktu dasar 
  •  Berpikir sistematis 
  •  Pengambilan keputusan sederhana 
  •  Kesadaran risiko pribadi 
  •  Manajemen diri 
  •  Kebiasaan kerja aman 
  •  Kesadaran kesehatan dan keselamatan 
  •  Literasi digital dasar 
  •  Kesadaran lingkungan kerja 

Emotional Skills

  •  Self-awareness 
  •  Integritas 
  •  Pengendalian emosi dasar 
  •  Kesabaran 
  •  Empati terhadap rekan kerja 
  •  Percaya diri 
  •  Tanggung jawab pribadi 
  •  Kemauan menerima umpan balik 
  •  Resiliensi dasar 
  •  Kepedulian terhadap keselamatan orang lain 

kompetensi perilaku (Competency Framework) yang disusun secara bertingkat sesuai perkembangan karier seorang profesional manajemen safety. Setiap level mengalami peningkatan dari kemampuan operasional, teknis, analitis, kepemimpinan, hingga kemampuan strategis organisasi.  Framework ini dirancang mengikuti progresi kompetensi dari operasional → teknis → supervisi → spesialis → manajerial strategis, sehingga dapat digunakan sebagai dasar penyusunan kurikulum, matriks kompetensi, jalur karier (career path), sistem penilaian kompetensi, maupun skema sertifikasi profesi di bidang manajemen safety.