Certified Safety Officer (CSO)

Certified Safety Officer (CSO)

Certified Safety Officer (CSO) Jenjang

Jenjang

Junior Officer / Safety Officer

Durasi Pelatihan

3 Hari (24 JP)

Tujuan

Peserta mampu melakukan identifikasi bahaya, penilaian risiko, inspeksi keselamatan, investigasi insiden sederhana, serta mendukung implementasi program keselamatan.

Persyaratan

  • Minimal SMA/SMK
  • Memiliki sertifikat CSAS atau pengalaman minimal 1 tahun

Unit Kompetensi

  • Melakukan Hazard Identification
  • Melaksanakan Risk Assessment
  • Melaksanakan Safety Inspection
  • Menyusun laporan hazard
  • Melakukan Incident Reporting
  • Melaksanakan Safety Patrol

Materi Pelatihan

  • Hazard Identification
  • Risk Assessment
  • Safety Inspection
  • Safety Patrol
  • Incident Investigation Dasar
  • Behavior Based Safety
  • Safety Observation

Metode Uji Kompetensi

  • Tes tertulis
  • Studi kasus
  • Praktik inspeksi
  • Praktik identifikasi hazard
  • Wawancara

Gelar Sertifikasi

Certified Safety Officer (CSO)

Hard Skills

  •  Melakukan Hazard Identification 
  •  Melaksanakan Risk Assessment dasar 
  •  Menyusun Hazard Register 
  •  Melaksanakan Safety Inspection 
  •  Melakukan Safety Patrol 
  •  Melaksanakan Safety Observation 
  •  Melakukan Incident Reporting 
  •  Melakukan investigasi insiden sederhana 
  •  Menggunakan Risk Matrix 
  •  Menentukan pengendalian risiko dasar 
  •  Melaksanakan Behavior Based Safety (BBS) 
  •  Mengelola tindakan perbaikan sederhana 
  •  Menyusun laporan inspeksi 
  •  Memverifikasi tindakan korektif 
  •  Menggunakan checklist inspeksi keselamatan 

Soft Skills

  •  Analytical thinking 
  •  Problem solving 
  •  Komunikasi teknis 
  •  Penyusunan laporan 
  •  Presentasi 
  •  Kolaborasi lintas fungsi 
  •  Orientasi hasil 
  •  Ketelitian analitis 
  •  Manajemen prioritas 
  •  Negosiasi dasar 
  •  Adaptasi terhadap perubahan 
  •  Kepedulian terhadap kepatuhan 

Life Skills

  •  Pengelolaan pekerjaan operasional 
  •  Berpikir logis 
  •  Pengambilan keputusan operasional 
  •  Penyelesaian masalah 
  •  Manajemen informasi 
  •  Dokumentasi profesional 
  •  Continuous learning 
  •  Literasi data 
  •  Disiplin profesional 
  •  Manajemen prioritas 

Emotional Skills

  •  Emotional regulation 
  •  Objektivitas 
  •  Pengelolaan stres 
  •  Ketahanan menghadapi tekanan kerja 
  •  Empati terhadap pekerja 
  •  Integritas profesional 
  •  Percaya diri profesional 
  •  Kesadaran sosial 
  •  Kematangan emosional 
  •  Kemampuan menerima kritik 

kompetensi perilaku (Competency Framework) yang disusun secara bertingkat sesuai perkembangan karier seorang profesional manajemen safety. Setiap level mengalami peningkatan dari kemampuan operasional, teknis, analitis, kepemimpinan, hingga kemampuan strategis organisasi. Framework ini dirancang mengikuti progresi kompetensi dari operasional → teknis → supervisi → spesialis → manajerial strategis, sehingga dapat digunakan sebagai dasar penyusunan kurikulum, matriks kompetensi, jalur karier (career path), sistem penilaian kompetensi, maupun skema sertifikasi profesi di bidang manajemen safety